Bagaimana Bisa Istanbul menjadi Surga bagi Kucing Liar

"Jika tidak ada kucing, Istanbul kehilangan jiwanya," tutur penduduk lokal.

42
views

Bagaimana Bisa Istanbul menjadi Surga bagi Kucing Liar – Kemesraan penduduk Istanbul, Turki pada kucing telah dikenal sejak jaman dulu. Mereka terbiasa merawat satwa liar itu bak binatang kesayangan mereka sendiri. “Jika tidak ada kucing, Istanbul kehilangan jiwanya,” tutur penduduk lokal.

 

Surga bagi Kucing Liar

 

Surga di Kota Dua Benua

Bagaimana Bisa Istanbul menjadi Surga bagi Kucing Liar
Reuters/G. Tomasevic

Budaya mengadopsi hewan peliharaan belum banyak menggugah penduduk di Istanbul. Namun mereka mengasuh satwa liar di jalanan bak binatang kesayangan sendiri. Tidak heran jika kota di antara dua benua ini menjadi surga buat kucing liar tak bertuan.

Hiburan di Rumah Tuhan

Bagaimana Bisa Istanbul menjadi Surga bagi Kucing Liar
Reuters/G. Tomasevic

Terutama kucing yang hidup di masjid-masjid kota menjadi atraksi wisata dan obyek foto bagi pelancong asing. Mereka tidak hanya mendapat makanan dan air minum secara berkala, keberadaan kucing-kucing ini juga turut menghibur jemaah masjid yang datang dari berbagai sudut kota.

Sahabat Berkaki Empat

Bagaimana Bisa Istanbul menjadi Surga bagi Kucing Liar
Reuters/G. Tomasevic

“Tanpa kucing, Istanbul akan kehilangan jiwanya.” Begitulah jawaban yang biasa diucapkan penduduk kota kepada wartawan yang bertanya ihwal kerumunan satwa berbulu tersebut. Tidak jarang pemilik toko atau penduduk di pusat kota mengenal nama setiap kucing yang hidup di sekitar dan bisa berkisah panjang lebar tentang kebiasaan masing-masing kucing, seakan sedang menggosipkan teman sendiri.

Baca Juga: 5 Bentuk Kucing Paling Aneh di Dunia

Pertolongan di Musim Dingin

Bagaimana Bisa Istanbul menjadi Surga bagi Kucing Liar
Reuters/G. Tomasevic

Bukan pula hal aneh jika penduduk membeli rumah kucing agar hewan berbulu itu tidak kedinginan ketika cuaca membeku. “Jika sudah soal kucing, uang tidak lagi jadi masalah buat sebagian orang,” tutur seorang pemilik toko hewan. Pada musim dingin, beberapa penduduk bahkan membiarkan kucing-kucing tersebut menginap di dalam rumah mereka.

Pembeli Bukan Melulu Raja

Bagaimana Bisa Istanbul menjadi Surga bagi Kucing Liar
Reuters/G. Tomasevic

Di kawasan Cihangir, di mana jalur pedestrian dipenuhi rumah-rumah kucing berukuran mini, bukan hal aneh jika kucing menempati kursi terakhir di bar atau kedai kopi dan membiarkan tamu menunggu sembari mengelus bulu mereka. Seorang penghias rambut lokal bahkan mengakui, merawat satwa liar membantunya melalui masa sulit.

Cinta Berakar pada Agama

Bagaimana Bisa Istanbul menjadi Surga bagi Kucing Liar
Reuters/G. Tomasevic

Kisah cinta penduduk Istanbul dengan kucing juga tumbuh berkat keistimewaan kucing di dalam Agama Islam. Hampir semua penduduk mengenal kisah heroik kucing menyelamatkan Nabi Muhammad S.A.W dari gigitan ular berbisa di tengah sholat. Sejak zaman dulu kucing ditugaskan menjaga perpusatakaan dari tikus-tikus yang menggerogoti buku. Kini mereka menjaga seisi kota dari hewan pengerat tersebut.

Jiwa Kota yang Tidak Pernah Menghilang

Bagaimana Bisa Istanbul menjadi Surga bagi Kucing Liar
Reuters/G. Tomasevic

Maka di tengah tsunami perubahan yang sedang melanda Istanbul, mulai dari pembangunan gedung perkantoran dan pusat perbelanjaan, banjir nya pendatang dari luar kota atau gentrifikasi yang menyapu kawasan pemukiman, hanya satu hal yang tidak menghilang dari wajah kota ini, yaitu kucing-kucing liar yang sedang bersantai dan bercengkrama di setiap sudut jalan.

 

Begitulah kira-kira alasan kenapa di istanbul, turki bagaikan ‘surga’ nya para kucing liar. Karena memang kerendahan hati dari para penduduk kota yang ikhlas dalam merawat, kucing-kucing liar tersebut.

BERIKAN TANGGAPAN ANDA!

Masukkan Komentar Anda!
Masukkan Nama Anda Disini