7 Fakta Menarik Kampung Tunawisma di Skotlandia

106
views

Di Skotlandia ada sebuah proyek perumahan untuk warga tunawisma. Yang bernama Social Bite Village, sebuah desa kecil dengan rumah-rumah kayu, khusus untuk orang-orang yang tidak punya alamat tetap. Kali ini SiKece akan sedikit mengulas sedikit fakta menarik mengenai Kampung khusus tunawisma ini. Berikut ini 7 Fakta Menarik Kampung Tunawisma di Skotlandia yang perlu untuk anda ketahui.

 

Kampung Tunawisma “Social Bite Village”

 

#1. Hampir seperti tempat liburan

Kampung Tunawisma "Social Bite Village"
(Foto: Getty Images/AFP/A. Buchanan)

Inilah “Social Bite Village” di Skotlandia. Sebuah kampung khusus untuk warga tunawisma. Para tunawisma juga mendapat bantuan makan dan minum. Makanan dan minuman itu dibayar oleh para pendukung gerakan sosial ini, dan tunawisma kemudian bisa makan dan minum secara gratis.

#2. Kecil tapi manis

Kampung Tunawisma "Social Bite Village"
(Foto: Getty Images/AFP/A. Buchanan)

Para tunawisma mendapat rumah kayu yang kecil, tapi rapih dan cantik. Ada 20 rumah, yang bisa mereka tinggali secara cuma-cuma untuk jangka waktu 12 sampai 18 bulan. Selama masa itu, yayasan mencoba menemukan pekerjaan dan rumah sewa bagi para tunawisma. Kampung ini terletak di kota Edinburgh di kawasan Granton.

#3. Perlengkapan sudah komplet

Kampung Tunawisma "Social Bite Village"
(Foto: Getty Images/AFP/A. Buchanan)

Tiap rumah tersebut sudah lengkap. Ada kamar tidur yang dikombinasikan dengan dapur terbuka dan kamar mandi. Dapur sudah dilengkapi dengan peralatan dan juga ada televisi. Bukan rumah berperlengkapan mewah, tapi semuanya sudah cukup dan sangat memadai.

Baca Juga: Bagaimana Bisa Istanbul menjadi Surga bagi Kucing Liar

#4. Terbuat dari kayu

Kampung Tunawisma "Social Bite Village"
(Foto: Getty Images/AFP/A. Buchanan)

Rumah-rumah di sini terbuat dari kayu yang berasal dari hutan yang dikelola secara “berkelanjutan”. Dinding luarnya setebal 25 centimeter akan menjamin penghuni tidak akan kedinginan di musim dingin.

#5. Nyaman dan hangat

Kampung Tunawisma "Social Bite Village"
(Foto: Getty Images/AFP/A. Buchanan)

Ruang untuk tidur memang tidak besar, tapi cukup nyaman. Ukurannya pun disesuaikan seefektif mungkin untuk rumah seluas ini. Semuanya diperhitungkan untuk menghemat tempat.

#6. Bantuan untuk mandiri

Kampung Tunawisma "Social Bite Village"
(Foto: Getty Images/AFP/A. Buchanan)

Konsep “Social Bite” adalah untuk membantu para tunawisma agar mampu hidup mandiri lagi. Mereka juga membantu para tunawisma dalam mencari pekerjaan. Targetnya, para tunawisma dalam waktu 18 bulan sudah bisa punya tempat sendiri lagi. Pekerja yayasan Sonny Murray (kiri) dan Colin Childs (kanan) dulunya juga seorang tunawisma.

#7. Inisiator Social Bite Village

Kampung Tunawisma "Social Bite Village"
(Foto: Getty Images/AFP/A. Buchanan)

Josh Littlejohn adalah salah satu penggagas proyek “Social Bite Village” ini. Dia ingin membantu warga tunawisma agar bisa mendapat pekerjaan lagi dan mampu menyewa rumah sendiri. Proyek ini bisa menjadi contoh untuk kota-kota lain, tidak hanya di Eropa.

Itulah beberapa fakta menarik mengenai kampung tunawisma yang dapat kita jumpai di Negara yang masih satu kesatuan dengan britania raya tersebut. Semoga Menginspirasi!

BERIKAN TANGGAPAN ANDA!

Masukkan Komentar Anda!
Masukkan Nama Anda Disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.